admin June 22, 2020

Rapid Test menjadi pilihan pemeriksaan orang yang terindikasi telah tertular virus corona. Meskipun hasil dari rapid test bukan diagnosa yang benar, namun pemeriksaan menggunakan sampel darah bisa memberikan hasil yang lebih cepat. Tak heran kalau covid test menggunakan rapid test dipilih untuk pemeriksaan massal. Keterbatasan biaya dan alat kesehatan, tidak semua orang bisa melakukan rapid test kecuali ODP atau Orang Dalam Pengawasan yang memiliki risiko tertular virus lebih tinggi.

Dewasa ini, rapid test bisa dilakukan secara mandiri dengan harga yang terjangkau. Variasi harga tergantung dengan pilihan paket yang ditawarkan oleh fasilitas kesehatan yang Anda pilih. Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani rapid test, lho! Yuk, simak prosedur melakukan rapid test di fasilitas kesehatan berikut ini!

Prosedur pelaksanaan rapid test massal atau mandiri

Untuk Anda yang penasaran dengan sistem pengambilan darah pasien yang hendak melakukan pemeriksaan, berikut tata cara pelaksanaan rapid test.

  1. Lengan yang akan diambil darah akan dibersihkan menggunakan cairan antiseptik lebih dulu.
  2. Lengan bagian atas diikat agar petugas bisa menemukan pembuluh darah vena lebih mudah dan pengambilan menggunakan jarum steril.
  3. Petugas akan menutup bekas suntikan dengan perban setelah tabung khusus menjadi wadah pengambilan sampel darah sudah cukup.

Tak hanya bisa mengambil sampel darah lewat lengan, petugas medis juga bisa melakukan cara pengambilan sampel lewat ujung jari yang lebih praktis. Proses sangat simpel seperti pengambilan sampel golongan darah atau pengecekan kadar gula darah.  Darah pasien akan langsung dimasukkan ke alat rapid test dan hasil akan keluar dalam waktu yang singkat saja. Anda tidak perlu menunggu waktu lama untuk mengetahui hasil tes reaktif atau non reaktif.

Analisa hasil pemeriksaan infeksi virus corona lewat rapid test

Rapid test bisa dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui covid test lanjutan. Jika Anda memang melakukan interaksi tinggi dengan pasien yang terkonfirmasi virus corona, tes lanjutan berupa pengambilan lendir tenggorokan wajib dilakukan. Berikut analisa hasil rapid test yang wajib Anda ketahui.

  1. Hasil antibodi reaktif

Jika rapid test menunjukkan hasil positif, jangan panik lebih dulu, ya! Dokter atau petugas medis akan memberikan informasi lanjutan terkait penanganan lebih lanjut. Apabila hasil antibodi reaktif menunjukkan bahwa tubuh Anda terinfeksi virus tertentu. Bisa saja Anda terinfeksi virus corona atau virus penyakit lain. Tes swab menjadi solusi setelah hasil tes Anda menunjukkan reaktif.

  1. Hasil antibodi non reaktif

Apabila hasil rapid test menunjukkan non reaktif atau negatif, Anda tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri. Lakukan tes ulang 7-10 hari kemudian untuk memastikan Anda memang bebas dari virus COVID-19, ya!

  1. Hasil negatif palsu

Bisa saja hasil rapid test negatif karena antibodi tubuh belum membentuk serangan virus. Perlu dilakukan pemeriksaan ulang bila Anda memang melakukan kontak dengan pasien atau PDP yang terkonfirmasi positif. Tak ada salahnya mengikuti anjuran isolasi mandiri di rumah agar Anda tidak menyebarkan kepada orang lain.

Anda yang melakukan interaksi dengan orang-orang yang terkonfirmasi virus, wajib untuk melakukan tes di fasilitas kesehatan. Gunakan layanan Halodoc untuk mendapatkan informasi rapid test dan konsultasi terkait virus corona. Anda bisa memilih dokter atau fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan covid test baik rapid test atau PCR sesuai dengan kebutuhan, ya! Melakukan tes corona mandiri bisa menjadi pilihan untuk mencegah penyebaran virus corona lebih parah, bukan?

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*