admin January 26, 2018

Sekarang ini banyak orang menggunakan antibiotik untuk mencegah berbagai penyakit. Tapi, sebelum menggunakannya, tahukah Anda sebenarnya pengertian antibiotik itu? Apa saja penggolongannya dan bisa menyembuhkan apa saja? Anda harus tahu dulu sebelum menggunakannya agar tidak salah.

Pengertian Antibiotik

Antibiotik adalah zat kimia yang dihasilkan dari sejenis jamur atau bakteri yang memiliki khasiat yang sangat besar. Antibiotik ini bisa mematikan ataupun menghambat pertumbuhan kuman dengan toksisitas yang relatif kecil untuk manusia. Zat ini mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit baik dari stadium rendah hingga stadium tinggi.

Zat antibiotik ini biasanya diresepkan oleh dokter ketika Anda berobat dengan tujuan menyembuhkan penyakit Anda. Perlu Anda tahu, ada banyak jenis antibiotik yang ada di dunia. Masing-masing antibiotik juga memiliki fungsi yang berbeda-beda. Jadi, jangan sembarangan memakainya bila Anda tak tahu fungsinya, ya!

Penggolongan Antibiotik

Penggolongan antibiotik di dunia kesehatan dibagi menjadi beberapa kalifikasi. Namun di sini, hanya akan dibahas sebagian saja. Pertama, dilihat dari struktur kimia antibiotik tersebut. Sedangkan yang kedua dilihat dari sifat toksisitas selektif yang ada pada antibiotik tersebut. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa melihat penggolongannya sebagai berikut.

1. Penggolongan Berdasarkan Struktur Kimia Antibiotik

Pada penggolongan ini, ada beberapa bagian yang harus Anda tahu. Golongan pertama adalah Beta-Laktam. Golongan ini terdiri atas Sefalosforin, Monosiklik dan Penisilin. Pada golongan ini antibakterial alaminya berasal dari jenis jamur tertentu seperti Penicilium Chrysognum dan lainnya.

Golongan berikutnya ada Aminoglikosida. Golongan ini dihasilkan oleh jenis fungi Streptomyces dan Micromonospora. Semua senyawa yang ada dalam golongan ini memiliki turunan yang mengandung dua hingga tiga gula amino yang aktif terhadap Gonococci dan sujumlah kuman gram-positif.

Lalu, ada golongan Tetrasiklin. Khasiat dari golongan ini bersifat bakteriostastis. Jenis antibiotik yang satu ini aktif terhadap mikroba khusus seperti Chlamydia trachomatis yang bisa menyebabkan mata trachoma dan penyebab penyakit kelamin. Lalu, ada juga golongan Makrolida.

Golongan ini bekerja dengan pengikatan reversibel pada ribosom kuman sehingga mampu merintangi sintesa proteinnya. Tapi hati-hati. Penggunakannya dalam jangka panjang bisa menyebabkan efek samping pada lambung hingga usus Anda. Selain itu, masih ada gologan Linkomisin yang aktif dengan kuman gram positif dan anaerob.

Sayangnya, efek samping dari antibiotik yang satu ini sangat hebat sehingga hanya digunakan bila terdapat resistensi terhadap antibiotik lain. Ada juga Kuinolon. Golongan yang satu ini hanya digunakan sebagai antibiotik pada infeksi saluran kemih. Terakhir ada Kloramfenikol yang kerjanya menghalangi sintesa polipeptida kuman.

2. Penggolongan Berdasarkan Sifat Toksisitas Selektif

Penggolongan yang satu ini lebih sederhana karena hanya terdiri dari dua bagian yakni bakteriostatik dan bakterisid. Antibiotik yang berisfat bakteriostatisl bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri. Sedangkan pada antibiotik bakrerisid bekerja dengan membunuh bakteri.

Perbedaan ini biasanya tidak dianggap penting dalam dunia medis sebab yang paling penting adalah mekanisme petahanan pasien yang menjadi lebih tangguh. Kecuali, pada pasien dengan penderita immunocompromised. Pasien ini harus diberikan antibiotik yang bersifat bakterisid agar bisa sembuh.

Sekarang sudah tahu, kan pengertian antibiotik serta penggolongannya? Tak masalah apakah Anda ingin menggunakan antibiotik dalam menjaga kesehatan. Sebab, yang paling penting adalah menjaga kesehatan. Selalu cuci tangan dan mandi dengan sabun terbaik seperti Lifeboy yang higienis dan mampu membunuh kuman dengan cepat. Benarkan?

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*